Atlet | INTERVIEW | 1 week ago
Bagoes Suharto: Instruktur Fitness Dan Entrepreneur Yang Terus Belajar Tentang Olahraga
Bagoes Suharto tak hanya seorang pelatih kebugaran, namun juga seorang entrepreneur. Ia adalah founder dan CEO Essential Fitness Management. Apa ya itu? Simak yuk obrolan menarik kami dengannya!
03 October 2019 18:45
Text by Astri Suciati


Tak sedikit memang orang-orang yang berprofesi sebagai instruktur fitness sekaligus memiliki bidang usaha yang erat kaitannya dengan dunia kesehatan dan kebugaran, salah satunya Bagoes Suharto. Bersama dengan Co-Foundernya, Emma Warokka, Bagoes mengembangkan bisnis kebugaran bernama Essential Fitness Management (EFM), yang merupakan penyedia jasa dan program latihan kebugaran.

Keahlian Bagoes di dunia fitness khususnya dalam Core training dan HIIT tak perlu diragukan lagi karena lulusan S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga ini selalu terus belajar untuk mengembangkan ilmunya, bahkan saat ini dirinya tengah menyelesaikan studi S2 Program Pendidikan Olahraga. Tentunya ilmu teori dan praktek yang lengkap ini dapat ia terapkan untuk membantu mewujudkan body goals para kliennya dengan lebih terarah.

Di sela aktivitasnya menjalankan bisnis dan mengajar di EFM serta private training dengan beberapa klien, pria yang hobi olahraga, membaca, bermain musik, dan memasak ini masih bisa menyempatkan diri untuk berbincang dengan kami mengenai berbagai hal seputar profesi dan ketertarikannya terhadap dunia kebugaran yang ia geluti saat ini.



Bagoes Suharto & Emma Warokka, CEO & COO Essential Fitness Management


Kenapa tertarik dengan dunia fitness khususnya sport science dan bagaimana awalnya bisa menjadi fitness instructor?

Background saya adalah sarjana olahraga (Sport Science), selain itu saya juga pernah menjadi atlet Aerobic Gymnastic (Aerobic Sport). Hal tersebut yang mengawali ketertarikan saya terhadap “kepelatihan” di sport science. Setelah ditelusuri ternyata ada banyak ilmu baru yang terus berkembang, banyak hal-hal baru yang membahas tentang coaching & programming tidak hanya sport science, ternyata perkembangan tersebut juga terjadi di dunia fitness bahkan lebih cepat.

Kedua hal ini menarik untuk saya pelajari terus-menerus. Kedua field ini berbeda tetapi memiliki induk ilmu yang sama, di satu sisi saya mendapatkan ilmu tentang sport science yang saya tidak dapatkan di dunia fitness, begitu sebaliknya. Hal tersebutlah yang mengawali saya tertarik untuk mendalami dunia fitness. Awalnya menjadi instruktur karena background sebagai sarjana olahraga dan atlet tersebut, akhirnya saya mencoba untuk terjun menjadi fitness instructor.


Aktivitas fisik seperti apa saja yang paling Anda sukai? 

Weight training, berenang, Cardio training (HIIT), dan Core training (spesifik).


Selain tentunya sehat dan fit, secara spesifik manfaat apa saja yang Anda dapatkan atau rasakan dari latihan / olahraga yang Anda lakukan?

Tubuh menjadi lebih cepat reaksinya dalam merespon stimulus. Contoh waktu saya naik sepeda dengan kecepatan yang cukup kencang, topi yang saya gunakan terlepas dan melayang, secara cepat saya bisa bereaksi untuk menangkapnya sebelum terjatuh. Kemudian dalam melakukan aktivitas apapun saya jadi lebih tahu cara melakukan gerakan dasar yang benar. Contoh pas mengganti galon air mineral atau mengambil kunci yang terjatuh secara sadar saya mengambil posisi Deep Squat untuk menghindari injury pada lowerback saya.


Bagaimana cara Anda memotivasi klien untuk terus melanjutkan latihan, misalnya saat mereka malas atau patah semangat? Ada pendekatan khusus?

Biasanya saya melihat dulu apakah karena faktor program yang saya buat, atau ada faktor eksternal yang mendorong klien patah semangat, contoh karena putus cinta. Jika karena program saya yang dirasa tidak berhasil karena tidak sesuai ekspektasi klien, nah biasanya saya akan kirimkan contoh-contoh video orang-orang yang berhasil melakukan transformasi tubuhnya dengan segala perjuangan mereka yang bervariasi, tentunya tidak melupakan dengan melakukan motivasi secara verbal.


Menurut Anda apa saja kesalahan mendasar yang dilakukan orang ketika mereka mulai berolahraga?

Tidak tahu tujuannya mereka melakukan olahraga, tidak mengerti kebutuhan tubuhnya seperti apa, dan tidak paham program latihan apa yang harus dijalankan atau dikerjakan di awal.


Mana yang lebih penting: diet yang baik atau latihan yang lebih intens untuk seseorang yang ingin bugar?

Latihan yang intens menjadi hal terpenting, setelah itu baru diet yang baik. Karena di balik latihan intens ada perubahan fisiologis yang sedang berproses, serta ada perubahan psikologis juga  yang sedang dibangun (contoh disiplin, self awareness, konsistensi, kegigihan dll), artinya kita akan berjuang melawan diri sendiri dengan rasa lelah dan kekecewaan yang datang terus-menerus. Hal itu apabila berhasil dilewati maka menjadi kunci keberhasilan pencapaian goals nanti.


Berapa lama bagi seseorang untuk bisa mendapatkan hasil fitness yang diharapkan?

Bervariasi, karena tergantung hasil fitness apa yang ingin dituju, kemudian bisa dilihat juga densitas latihan, yaitu dia melakukan berapa kali latihan dalam seminggu. Kemudian dilihat juga faktor lain contoh kesehatan, kalau klien yang masih dalam masa recovery after shoulder frozen kemudian datang ke saya mau latihan fatloss program maka gak akan sama waktu pencapaiannya dengan yang memiliki kondisi normal.


Anda juga founder dan CEO dari Essential Fitness Management. Bisa dijelaskan apa itu EFM?

Pada dasarnya EFM / Essential Fitness Management itu merupakan penyedia jasa dan program latihan kebugaran. Mulai dari private training, kelas-kelas fitness seperti zumba, yoga, poundfit dll, sampai group exercise (bootcamp). Paket programnya juga bervariasi, bisa latihan personal, couple, maupun group. Kita juga menyediakan jasa pelatih untuk melatih karyawan-karyawan kantor (corporate program), mengisi kegiatan fitness contoh zumba bersama di Car Free Day di berbagai daerah dengan bekerjasama dengan pemerintah daerah, hingga kita juga menyediakan gym management  (pengelolaan gym & fitness studio).