Atlet | INTERVIEW | 1 week ago
Nutrisi, Kalori Dan Makan Sehat Menurut Rachel Olsen, Nutritionist Specialist Dari YOUVIT
Bincang sehat seputar nutrisi kali ini bersama Rachel Olsen, yang berprofesi sebagai Nutritionist Specialist di perusahaan yang memproduksi gummy multivitamin YOUVIT. Simak yuk apa katanya seputar nutrisi, kalori dan makan sehat.
09 October 2019 17:17
Text by Astri Suciati

Bicara nutrisi tentunya tak lepas dari yang namanya makanan, kalori, berat badan, dan tentu saja ahli gizi alias nutrisionis. Nah, ahli gizi kita kali ini adalah seorang wanita muda cantik bernama Rachel Olsen. Bekerja sebagai nutrisionis di sebuah perusahaan membuat blasteran Denmark ini cukup sibuk dengan berbagai aktivitas workshop dan seminar seputar promosi kesehatan dan nutrisi.

Lulusan Sarjana Global Nutrition and Health dari Metropolitan University College di Denmark ini percaya bahwa kesehatan adalah aspek terpenting untuk menunjang produktivitas dan kebahagiaan. Oleh karena itu, Rachel ingin terus belajar untuk mengedukasi orang-orang agar hidup sehat dengan kembali menempuh pendidikan Master untuk program Food, Nutrition & Health secara online di University College Dublin. 

Di sela kesibukan kerja dan tugas kuliahnya, Rachel bersedia menyempatkan diri untuk berbincang dengan kami mengenai dunia kesehatan dan gizi yang menjadi perhatian utamanya. 




Apa yang membuat Anda tertarik dengan dunia kesehatan dan nutrisi sehingga menjadi seorang nutrisionis?

Awalnya saya mau jadi dokter karena saya suka membantu orang yang lagi sakit. Tapi saya tidak suka suasana Rumah Sakit jadi kepikiran tiba-tiba untuk menjadi nutritionist aja biar suatu hari bisa buka klinik sendiri. 


Apa saja yang biasanya dicari orang dari nutrisionis atau dietisien?

Biasanya rekomendasi untuk menurunkan berat badan, atau mungkin ada penyakit yang lifestyle related seperti diabetes atau tekanan darah tinggi, kanker, jantung, asam urat dll. 


Keterampilan apa yang Anda anggap penting untuk bekerja di industri ini? 

Semua orang mempunyai hubungan kepada makanan, jadi saya senang bisa relate kepada banyak orang. Ini topik yang semua orang bisa relate to atau pasti punya pertanyaan tentang kesehatan atau pola makan atau yang lain karena it’s a part of our life. Dan semua orang pasti suatu saat akan peduli tentang kesehatannya. Mungkin belum sekarang tapi nanti pasti ketika diperlukan untuk mulai peduli. 




Apakah Anda melihat perubahan yang terjadi pada kesadaran gizi masyarakat sejak Anda mulai bekerja di bidang ini hingga sekarang? 

Iya tentunya karena banyak orang sudah tahu bahwa makanan mempunyai impact kepada kesehatan. Dan untuk orang yang follow saya di Instagram dapat belajar lebih banyak tentang pola makan yang baik seperti apa, soalnya informasi yang benar belum tentu ada di luar sana. Soalnya masih banyak debat tentang apa yang sehat atau tidak dan kepercayaan sendiri. tapi sebagai ahli gizi kita memberi informasi yang sudah dibuktikan dari studi dan science. 


Anda rajin mengunggah postingan tentang nutrisi, diet dan olahraga di Instagram. Sejak kapan mulai tertarik untuk memanfaatkan media sosial untuk berbagi pengetahuan dan inspirasi? Apa yang Anda lihat dan rasakan dari kekuatan media sosial? 

Awalnya tidak ada rencana untuk posting di Instagram tapi banyak orang yang bilang ayuk posting dong tentang gizi. Terus awalnya saya coba aja iseng untuk posting. Lalu banyak yang suka dan followers saya juga lumayan naik yang cepat di saat posting yang sering. 

Media sosial sangat kuat dan a blessing soalnya kita bisa mendapat infomasi yang lebih banyak di luar sana yang tidak bisa kita dapat di tempat lain. Connecting to people. Hehe…