Titis Indrahayu: Nutrisionis Yang Juga Jago Nge-Dance

Titis Indrahayu: Nutrisionis Yang Juga Jago Nge-Dance

Titis Indrahayu adalah seorang nutrisionis dengan segudang aktivitas. Selain aktif di profesinya sebagai ahli gizi, ia juga seorang instruktur Zumba, penulis dan entrepreneur.

Profil ahli gizi yang kami angkat kali ini cukup menarik. Titis Indrahayu, yang selain seorang nutrisionis juga koreografer bahkan instruktur Zumba yang tergabung dalam Zumba Instructor Network (ZIN™). Tak hanya itu, ia pun menggemari dunia penulisan kreatif dan kerap menciptakan karya berupa puisi dan cerpen hingga pernah menerbitkan beberapa buku antologi.

Lebih dari itu, lulusan Universitas Brawijaya Fakultas Kedokteran Jurusan Ilmu Gizi Kesehatan ini juga memiliki bisnis lain, yaitu online shop produk fashion untuk dewasa, juga bayi dan anak-anak. Tak ketinggalan ada pula makanan sehat dan kelas kebugaran. Wah, banyak ya kesibukan ibu tiga anak ini.

Penyuka pasta bayam dan sop buah ini membagikan berbagai hal yang mungkin bisa menjawab pertanyaan Anda seputar gizi, seperti berikut ini.

“Never stop dreaming, never stop believing, never stop learning, never stop trying, keep unstoppable!”

Bagaimana awalnya bisa tertarik dengan bidang nutrisi hingga akhirnya menjadi nutrisionis seperti sekarang?

Makanan apapun yang kita konsumsi akan berpengaruh terhadap sistem di tubuh kita dan menentukan kesehatan kita saat ini ataupun nanti. Selain ilmu gizi dapat dimanfaatkan dalam dunia kerja, juga dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga saya tertarik mempelajari gizi.

Sebagai seorang nutrisionis, apa perubahan dan tren yang Anda lihat dalam dunia makanan dan nutrisi selama beberapa tahun ini?

Ada banyak diet yang berkembang bahkan dijadikan lahan bisnis. Tidak semua diet dapat diterapkan, karena sebenarnya diet adalah pola, sesuatu yang harus dibiasakan dan dilakukan dengan seimbang.

Porsi makan yang sehat itu seperti apa sih? 

Porsi makan dengan konsep isi piringku. Isi piringku adalah acuan 1 kali makan, mengacu pada 1 piring terbagi menjadi dua:

* 50 persen piring buah dan sayur

* 50 persen lainnya terdiri dari 1/3 lauk dan 2/ 3 karbohidrat

Isi piringku dapat disesuaikan dengan kebiasaan dan karakter dari daerah masing-masing yang tentunya memenuhi gizi seimbang, juga dipengaruhi usia masing-masing individu. Jadi, isi piringku akan menentukan pola makan sehat dan mencukupi kebutuhan nutrisi harian.

Nutrition Talk bersama KomKar PLN Distribusi Jatim

Bagaimana pengaturan makanan untuk orang yang ingin menurunkan dan menaikkan berat badan?

Sederhana sekali sebenarnya, langkah awalnya adalah makan dengan teratur, ada jam makan utama (sekitar jam 7 pagi, 12 siang, dan 6 sore) dan jam makan camilan (jam 9 pagi, 3 sore, dan jika lapar diperbolehkan camilan sehat pada jam 9 malam). Hal ini membantu agar gula darah stabil dan tidak memperberat kerja lambung.

Apakah produk susu yang mengklaim bisa menaikkan berat badan itu benar-benar efektif? 

Saran terbaik saya adalah konsumsi aneka ragam makanan, sehingga kita akan memperoleh asupan yang kaya zat gizi. Hal itu juga berlaku ketika akan menaikkan atau pun menurunkan berat badan. Susu dengan klaim tersebut mungkin memiliki kandungan padat gizi, tetapi tetap imbangi dengan aneka ragam makanan lainnya.

Kenapa ada orang yang lebih suka ngemil makanan manis dan kenapa ada pula yang lebih suka makanan asin / gurih? Apa penyebabnya?

Sebenarnya, kemampuan kita untuk merasakan rasa sudah dimulai sejak di dalam rahim, melalui cairan ketuban. Selain itu pengaruh pengenalan pola makan termasuk rasa dan tekstur akan menentukan cara memilih makanan yang akan kita konsumsi hingga dewasa. Apabila sejak bayi diberi makanan pendamping lebih sering dikenalkan rasa gurih, hingga balita lebih dominan diperkenalkan makanan gurih, maka kita akan lebih menyukai makanan tersebut.

Nutrition Talk bersama Paskibraka Kab. Sidoarjo

Apa hal paling menarik dan menyenangkan selama berprofesi sebagai nutrisionis?

Hal paling menarik ketika apa yang kita jelaskan ke audience dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti misalnya saat menjelaskan isi piringku, mereka mengirimkan foto menu yang mereka makan sesuai konsep isi piringku.

Anda lebih sering menulis hal-hal berbau sastra seperti cerpen dan puisi. Apakah juga pernah menulis buku tentang gizi seperti kebanyakan ahli gizi pada umumnya?

Buku tentang gizi sedang dalam proses, dimana saya mengumpulkan kisah inspiratif dari teman-teman ahli gizi dalam bentuk cerpen. Hal ini tidak mudah karena mereka sebelumnya belum pernah menulis cerpen, tetapi merupakan tantangan dan sayang sekali jika pengalaman mereka yang berharga tidak dibagikan. Jika sudah terbit, akan saya infokan ke fabfitmag pastinya.

Bisa diceritakan bagaimana bisa menjadi instruktur Zumba juga dan kenapa memilih Zumba, bukan olahraga lainnya? Adakah motivasi yang ingin Anda sampaikan antara Zumba dan nutrisi?

Sebelumnya saya sangat menyukai dunia tari, membuat koreografi dan melatih tari untuk event. Zumba adalah olahraga yang menggabungkan gerakan tari dan fitness, sehingga dapat mengajak orang lain berolahraga dengan cara yang menyenangkan. Sebelum kelas, saya melakukan “nutrition talk”, diskusi dan berbagi info mengenai gizi kepada member karena memang saya ingin menggabungkan gizi dan zumba.

Nutrition Talk sebelum Zumba bersama member TEAZFIT class

Ceritakan juga mengenai bisnis Anda yang lain, TEAZFIT dan Teazfit Kitchen, apa itu tahu walik dan apa saja kelebihan dari makanan yang dijual di sini?

Teazfit Kitchen adalah usaha dengan produk bakso dan tahu walik tanpa pengawet dengan berbagai varian rasa. Untuk bakso memiliki rasa original, pedas, keju, dan jamur. Tahu walik adalah tahu goreng yang dibumbu dan dibalik (isi berada di luar) sehingga saat digoreng akan menjadi renyah.

Teazfit adalah kelas yang saat ini terdiri dari kelas zumba, kpop dance, kids dance, aerobik, dan yoga. Konsepnya adalah setiap orang bisa belajar, ibu-ibu pun diperbolehkan mengikuti kelas kpop dance.

Nutrisionis, instruktur Zumba, penulis dan wirausahawan. Bagaimana cara Anda mengatur waktu di antara kesibukan tersebut?

Pertama, semuanya saya niatkan agar diri saya bermanfaat untuk sekitar, sehingga dalam melakukannya tidak menjadi beban. Selain itu saya berusaha menyeimbangkan antara aktivitas di luar dan keluarga. Kebetulan anak saya sudah 3 orang, terkadang saat menjadi narasumber ahli gizi atau mengajar zumba, saya mengajak mereka juga.

Apa nasihat / saran tentang kesehatan, kebugaran dan nutrisi yang bisa Anda bagikan kepada pembaca kami?

Kesehatan fisik dan mental itu tidak bisa dipisahkan. Jaga pola makan akan menentukan status kesehatanmu hingga nanti. Jaga kesehatan mental dengan berolahraga, lakukan hal positif dan bermanfaat. Buatlah dirimu sehat, berarti kamu menyayangi diri sendiri.

Aktivitas Titis Indrahayu dapat diikuti di akun Instagramnya @teaz.indrahayu.