Hummingbird Eatery: Restoran Cozy Bernuansa Sangkar Burung

Hummingbird Eatery: Restoran Cozy Bernuansa Sangkar Burung

Hummingbird Eatery adalah sebuah restoran dengan desain yang cukup unik karena mengusung tema sangkar atau sarang burung khususnya burung kolibri (hummingbird). Menyajikan menu fusion, restoran yang berpusat di Bandung ini layak menjadi pilihan warga Jakarta untuk hangout sambil menikmati berbagai santapan yang memuaskan.

Jika Anda pernah melewati sebuah bangunan restoran di Bandung dengan area makan outdoornya memiliki atap menyerupai dome penangkaran burung, itulah restoran Hummingbird Eatery. Restoran yang sekaligus juga menyediakan guesthouse atau penginapan ini memang dibuat dengan konsep yang cukup unik seperti sarang burung terutama burung kolibri alias hummingbird. Nah, bagi warga Jakarta dan sekitarnya yang belum sempat ke Hummingbird Eatery Bandung, bisa merasakan dulu atmosfer sangkar burung di Hummingbird Eatery yang terletak di Kuningan City Jakarta.

Hummingbird Eatery Jakarta berdiri sejak 31 Juli 2012, dua tahun berselang dari Hummingbird Eatery Bandung yang sudah lebih dulu ada. Tergolong perusahaan keluarga karena pemilik kedua restoran ini mempunyai hubungan kekerabatan. Lalu mengapa dinamakan Hummingbird?

Menurut Marzalia Raisa, Marketing Communication Hummingbird Eatery Jakarta, filosofi di balik penggunaan karakter burung kolibri ini selain karena ia adalah burung kecil yang aktif, ia juga memakan nektar atau sari bunga dimana proses tersebut menggambarkan simbiosis mutualisme, sehingga diharapkan antara restoran Hummingbird dan customer juga memiliki hubungan yang sama-sama saling menguntungkan, yaitu Hummingbird Eatery menyediakan sajian terbaik mereka dan customer pun tak ragu mengeluarkan biaya untuk bersantap di sini dan memperoleh kepuasan.

Restoran keluarga yang menargetkan kalangan menengah ke atas ini menjadi restoran pertama yang menampilkan interior berupa sangkar burung, dimana ornamen tersebut bukan sebagai hiasan semata namun benar-benar berupa sangkar burung besar yang melingkupi beberapa meja tempat makan pengunjung resto, jadi mereka serasa benar-benar makan sambil berada di dalam sangkar burung. Dindingnya pun dihiasi berbagai wall painting yang menggambarkan burung-burung kolibri, tulisan yang berisi penjelasan mengenai si burung tersebut, dan juga bunga-bungaan.

Di sudut lain ada sebuah rak mini dengan beberapa buah buku yang berjajar, kemudian ada pula serangkaian rak yang menempel di dinding yang berisi kaleng-kaleng hiasan dan cangkir, juga vas bunga. Di bagian depan sebelum memasuki restoran, ada sebuah bar terpisah berikut deretan bar stool khusus untuk pengunjung yang hanya ingin menikmati minuman seperti beragam varian kopi, berbagai jenis minuman manis dengan kreasi buah-buahan, atau hanya ingin menikmati hidangan ringan keluaran Hummingbird Eatery seperti crepes, waffle, sandwich dan lain-lain. Dengan konsep dan desain interior yang menarik seperti ini, rasanya lebih tepat jika restoran ini berdiri di lahan sendiri seperti yang ada di Bandung ketimbang di dalam mall.

Hal ini juga diungkapkan oleh Raisa. Sebenarnya pada awalnya Hummingbird Eatery Jakarta sudah mempertimbangkan untuk memiliki tempat sendiri, namun karena terkendala beberapa hal termasuk lokasi dan lahan berikut tetek bengeknya yang kurang sesuai harapan, maka diputuskanlah untuk berlokasi di dalam mall demi memudahkan customer juga untuk menemukan restoran ini.

Beralih ke menu. Karena menyajikan menu fusion, maka ragam hidangan Asia dan western pun tersedia di sini. Beberapa menu yang menjadi favorit pengunjung di antaranya Rosemary Roasted Chicken, Hamburg Steak, dan berbagai jenis pasta. Selain daging sapi dan ayam, tersedia pula menu ikan dimana ikan yang digunakan di restoran ini adalah salmon dan dori. Ide pembuatan menu-menunya sendiri berasal dari sang pemilik utama, Linda Maryorie, yang juga memiliki keterampilan memasak khususnya cake & pastry, dan chef Hummingbird Eatery Bandung, jadi cabang yang ada di Jakarta tinggal mengikuti saja. Bahkan beberapa cake, cookies dan pastry juga didatangkan langsung dari Bandung, demi menyetarakan kualitas kedua restoran.

Selain hidangan ringan dan berat untuk makan siang dan makan malam, Hummingbird Eatery juga menyediakan hidangan untuk sarapan. Makanya restoran ini buka dari jam 8 pagi hingga 10 malam. Untuk yang di Bandung malah lebih awal, yaitu dari jam 7 pagi hingga 11 malam. Meskipun di dalam mall, Anda yang berdomisili atau berkantor di sekitar Kuningan City dan ingin mencoba sarapan ala western di sini silakan saja, karena mall-nya sudah buka sejak pagi.

Untuk menjaga eksistensi di antara sekian banyak resto atau café yang menawarkan konsep dan beragam menu yang unik, Raisa mengatakan bahwa saat ini hal terbaik yang bisa mereka lakukan adalah menjaga kualitas dan pelayanan, disamping juga memberikan promo in-house secara berkala yang biasanya mereka umumkan lewat media sosial ataupun blackboard yang terpampang di depan restoran. Ke depannya mereka berencana untuk bekerjasama dengan berbagai restaurant booking app dan e-wallet untuk lebih memudahkan transaksi serta jangkauan customer yang lebih luas, tak hanya di wilayah Jakarta Selatan saja, namun juga mencakup wilayah Bodetabek.

Meskipun tak mengkhususkan diri sebagai penyedia makanan sehat, namun Hummingbird Eatery juga menyelipkan beberapa menu sehat seperti salad, cold-pressed juice dan juga menu sarapan yang terdiri dari protein, karbohidrat dan serat yang seimbang. Sehubungan dengan maraknya tempat-tempat makan yang menyediakan makanan sehat, Raisa memandang bahwa hal tersebut adalah sesuatu yang bagus, karena dengan demikian kita bisa melihat bahwa kaum urban khususnya Jakarta sudah mulai sadar bahwa hidup sehat itu penting.

“Karena ya sehat itu ternyata mahal. Kalau udah sakit itu kan pasti mahal banget. Ya mau nggak mau kita harus maintain dengan makan sehat, pola hidup sehat, rajin olahraga teratur, karena memang di Jakarta udah banyak polusi segala macam, jadi ya tren itu wajar aja sih.”

Baiklah, saatnya icip-icip karena Hummingbird Eatery sudah menyiapkan beberapa menu pilihan untuk kami, yaitu Rosemary Infused Roasted Chicken, Smoked Salmon Salad, The Booster, Del’z Pinky Berry, dan Oreo Cheese Cake. Hmm..nama-nama yang menggugah selera, bukan?

Rosemary Infused Roasted Chicken

Hidangan ayam panggang dengan bumbu rosemary ini yummy sekali. Dilumuri mushroom sauce yang gurih dan sedikit manis dengan potongan jamur champignon alias jamur kancing, disajikan bersama fried baked potatoes yang empuk dan terasa creamy seperti ada rasa keju. Tekstur daging ayamnya sendiri juga empuk dan kulitnya cukup renyah. Dihiasi sayuran seperti daun selada, irisan kubis ungu dan radish (lobak merah), tomat cherry, taburan irisan kacang almond dan bawang putih goreng semakin menambah cita rasa. Suka sekali dengan sajian yang satu ini!

Smoked Salmon Salad

Next, yang segar-segar, salad sayuran dan salmon asap. Terdiri dari sayuran seperti daun selada, arugula, timun, tomat, Spanish onion, edamame, telur, jeruk nipis dan tentu saja irisan smoked salmon. Dilengkapi ranch vinaigrette dressing, salad ini terasa begitu segar di mulut. Tekstur smoked salmonnya lembut sekali dengan aroma khas daging asap. Sajian segar penuh vitamin, mineral, serat dan protein yang cocok dikonsumsi sebagai penunda lapar karena porsinya yang lumayan besar.

The Booster

Setelah mengunyah, saatnya menyegarkan tenggorokan dengan menyesap healthy juice bernama The Booster. Jus yang terbuat dari Granny smith (apel hijau), jeruk, beetroot atau buah bit ini menghasilkan perpaduan warna merah dan kuning kehijauan. Rasanya asam dan cenderung manis, jeruknya terasa lebih dominan dibandingkan apel. Untuk penyuka minuman manis dan segar tentu ini akan menjadi pilihan yang sesuai.

Del’z Pinky Berry

Sajian nectar dari si burung kolibri ini memiliki tampilan yang cantik dan menggiurkan. Tersaji dalam sebuah gelas tinggi berisi potongan buah strawberry, jus strawberry, potongan lembut jelly, dicampur dengan soda dan dipermanis topping daun mint. Rasanya, manis, asam, segar sekali. Saya lebih suka si pinky berry ini daripada yang sebelumnya, karena rasanya lebih pas di lidah. Sodanya membuat rasa manis dan asam dari strawberry berpadu seimbang. Enak sekali diminum terutama saat cuaca panas.

Oreo Cheese Cake

Hidangan penutup kami ini juara sekali. Layer cake rasa cokelat berwarna senada dengan Oreo yaitu hitam putih, yang memiliki tekstur mirip black forest namun sedikit lebih padat seperti brownies. Adonannya menggunakan Oreo bubuk dan cream cheese, dihiasi topping serpihan cokelat putih dan beberapa keping potongan biskuit Oreo. Tiap gigitan terasa lembut, manisnya pas dengan sentuhan gurihnya cream cheese tapi tidak bikin enek. Top!

Yang menyenangkan dari menu di Hummingbird Eatery ini selain rasanya enak dan penyajiannya yang cukup baik, porsi makanannya juga tidak terlalu minimalis layaknya restoran menengah ke atas pada umumnya. Jadi tetap mengenyangkan dengan ukuran yang masuk akal, meskipun harganya tergolong di atas rata-rata restoran di mall, tapi bisa dimaklumi bahwa sebagian besar bahan baku yang mereka gunakan bukan lokal punya, dan menu-menu yang disajikan pun tipikal hidangan bintang lima. Jadi kalau makanannya enak, mungkin siapapun rela merogoh kocek dalam-dalam untuk sebuah kelezatan yang memuaskan.

Hummingbird Eatery

Kuningan City Mall Lt. UG

Jl. Prof. DR. Satrio No.18, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan

+62 21 3005 6370

http://www.hummingbird-eatery.com/

 hummingbird_eatery

 hummingbird.eatery

Monday – Sunday 8 AM – 10 PM