Hustle House: Latihan, Pemulihan Dan Asupan Nutrisi Di Bawah Satu Atap

Hustle House: Latihan, Pemulihan Dan Asupan Nutrisi Di Bawah Satu Atap

Penggemar latihan fisik circuit training pasti bakal betah mengikuti olahraga di Hustle House. Studio kebugaran yang mengkhususkan diri pada latihan ketahanan dan kekuatan menggunakan konsep HIIT (High Intensity Interval Training) ini memiliki suasana yang jauh dari kesan mengintimidasi, bahkan cenderung cozy dan fun, dengan fasilitas recovery dan fuel bar, semua ada di satu tempat.

Pernah dengar studio kebugaran bernama Hustle House? Boutique fitness studio ini menawarkan berbagai kelas latihan yang masing-masing menargetkan otot tubuh tertentu. Dengan metode latihan yang menggabungkan strength training & conditioning dan dikombinasikan dengan functional training, latihan ini terbukti dapat merampingkan dan membentuk tubuh.

Hadir sejak bulan April 2018, Hustle House berawal dari hobi olahraga salah satu founder-nya, Ricky Tanaga. Lalu mulai berkembanglah ide untuk membuat sesuatu yang berbeda dan belum ada di Jakarta, dengan mengusung konsep latihan seperti yang ada di Hustle House saat ini, yaitu sebagai one-stop destination dimana ada tempat training, recovery, sports massage, sekaligus fuel bar yang menyediakan berbagai sajian sehat untuk pre-workout maupun post-workout, semuanya di bawah satu atap. Hal inilah yang menurut Ricky membuat Hustle House unik dan berbeda dibandingkan studio kebugaran lainnya.

Karena kelas-kelas yang ada di Hustle House sebagian besar merupakan athletic-based group training, yang mengutamakan gerakan-gerakan yang sangat dinamis, aktif dan dengan intensitas tinggi, maka peserta kelas ini pun kebanyakan orang-orang muda dengan rentang usia antara 18 – 35 tahun, namun Ricky mengatakan bahwa mereka mempunyai peserta paling senior berusia 50-an tapi memang tidak semua kelas diikuti. Ini berarti usia pertengahan pun sebenarnya aman untuk mengikuti latihan di Hustle House, asalkan tidak memiliki kondisi kesehatan tertentu yang tidak dianjurkan untuk berolahraga intensitas tinggi.

Kategori kelas di Hustle House sendiri ada dua, yaitu yang pertama disebut dengan The 101 dan The O.G. The 101 adalah kelas perkenalan untuk pemula dan The O.G. adalah the original workout-nya Hustle House, inti dari seluruh latihan yang ada, dirancang untuk membantu kita mencapai potensi maksimum dalam sembilan faktor kebugaran yaitu kekuatan, kecepatan, tenaga, daya tahan otot, daya tahan kardiovaskular, mobilitas, kelincahan, keseimbangan, dan koordinasi. Namun saat ini Hustle House hanya memfokuskan pada kelas The O.G. saja karena peminatnya lebih banyak.

Ada enam kelas dengan nama-nama unik dan sarat makna semangat yang masing-masing menargetkan bagian otot tubuh tertentu, di antaranya Down to Earth (latihan yang berfokus pada otot-otot tubuh bagian bawah / kaki), Awaken the Force (otot tubuh bagian atas – dada, trisep, bahu), Machine Guns (bisep, punggung atas, tengah, bawah dan glutes), Kiss My Abs (core / otot inti dan perut), United We Sweat (total-body strength & conditioning – tubuh bagian atas, bawah, kardio dan inti), dan Shock and Shred (full body cardiovascular & full body athletic conditioning, yang meliputi kecepatan, kelincahan, kekuatan, dan tenaga melalui kombinasi latihan).

Kelas yang terakhir ini paling menantang karena banyak gerakan eksplosif seperti melompat dan gerakan intensitas tinggi lainnya. Sedangkan kelas yang paling diminati yaitu Kiss My Abs karena sesuai namanya, menurut Ricky banyak orang yang menginginkan perutnya terbentuk dan kencang dengan latihan ini.

Bicara soal amankah latihan ini untuk pemula, ia menjelaskan bahwa latihan di Hustle House ini cukup aman karena dalam satu kelas dengan peserta maksimal 20 orang, biasanya didampingi 2 – 3 orang coach. Sebelumnya mereka akan memastikan apakah ada yang pemula di kelas tersebut, jika ada maka gerakan akan disesuaikan dengan kemampuan peserta, dan selama latihan pun para coach ini akan memperhatikan setiap peserta sehingga kelas lebih terkontrol.

Semua gerakan dan teknik latihan di kelas-kelas tersebut dirancang sendiri oleh Ricky dan tim inti Hustle House. Dengan menargetkan otot tubuh yang berbeda di setiap kelas, tujuannya adalah agar peserta bisa mengikuti latihan dengan gerakan yang berbeda-beda pula setiap harinya, sehingga pembentukan tubuh bisa lebih maksimal karena dalam satu kali latihan fokus hanya di bagian otot tertentu saja, dan di lain hari bisa mengikuti kelas dengan fokus di otot tubuh yang lainnya. Selain kelas grup, tentu saja ada private class dengan personal trainer yang latihannya dilakukan di ruangan kelas yang sama di luar jadwal kelas reguler, jika Anda menginginkan latihan yang lebih intensif dan personal.

Setelah training, kita ke recovery alias pemulihan. Di Hustle House tersedia sebuah fasilitas recovery dengan suatu perangkat bernama NormaTec PULSE Recovery Systems. Apa itu dan bagaimana cara menggunakannya? Alat ini adalah perangkat kompresi dinamis yang dirancang untuk pemulihan dan rehabilitasi, meningkatkan aliran darah dan mempercepat pemulihan untuk membantu olahragawan pulih lebih cepat setelah latihan maupun bertanding.

Bentuknya seperti sarung pembungkus yang nantinya akan membungkus kaki, lengan atau pinggul dan mengompresnya hingga terasa seperti dipijat. Sebelum itu harus disambungkan dulu ke sebuah kompresor untuk menghasilkan tekanan udara. Fasilitas ini hanya bisa didapatkan khusus untuk member Hustle House saja lho. Selain itu ada ruangan yang disediakan khusus untuk sesi pemulihan ini, dengan sofa dan bean bag yang nyaman, TV, bahkan bisa sambil bermain game.

Setelah latihan, kemudian pemulihan, Anda bisa memanjakan lidah sembari santai sejenak di Fuel Bar Hustle House yang terletak di lantai dua. Sajian sehat seperti protein / non-protein smoothies, shakes dan superfood smoothie tersedia dalam banyak ragam pilihan. Tinggal pilih mana yang sesuai kebutuhan atau selera. Ada pula menu multi grain rice, baked, oats, shirataki dan lain-lain yang juga bisa dipesan melalui aplikasi GoFood. Semua jenis menu yang tersedia di Fuel Bar tersebut diatur dan dites sendiri oleh Ricky dan timnya. Kebetulan ia memang memiliki latar belakang sports nutrition, jadi tak sulit untuk menghitung kandungan nutrisi dan kalori di tiap menu.

Ricky sendiri adalah seorang Certified Personal Trainer dan ia juga memandu semua kelas di Hustle House. Ia menambahkan bahwa semua coach di sini memang harus bisa mengajar di semua kelas. Ia mengaku baru dua tahun ini menjadi CPT, dan untuk mendapatkan gelar tersebut banyak sekali yang dipelajari, mulai dari anatomi, energy system, gizi, muskuloskeletal dan sebagainya, layaknya pelajaran Biologi.

Meski sebagai seorang Personal Trainer sekaligus pemilik studio kebugaran, bukan berarti ia menerapkan pola makan yang sangat ketat. “Sebenarnya kalau saya pribadi sih nggak terlalu strict ya. Jadi cuma makan paling berusaha kaya kalori yang masuk sama kalori yang keluar tuh seimbang aja sih, nggak berlebihan. Kalau saya sih masih makan semua misalnya cake, gorengan, tapi secukupnya aja, jadi nggak yang kaya diet ketat gitu.”

Ricky Tanaga, Co-founder Hustle House 

Selain sebagian besar waktunya ada di Hustle House, Ricky juga menambahkan rutinitas olahraganya di gym yang dilakukan sekali atau dua kali dalam dua minggu untuk latihan sendiri sekaligus mencari suasana baru. Sedikit bocoran dari Ricky, dalam 2 – 3 minggu ke depan, Hustle House akan launching kelas baru yang menyasar otot glutes, arms dan abs. Juga akan ada program 60 days challenge dimana peserta yang rajin mengikuti workout akan mendapatkan poin dan bagi peserta top 3 atau top 5 di leader board yang mengumpulkan poin terbanyak akan mendapatkan hadiah. Nantikan saja ya!

Waktunya sekarang kami mengulas salah satu kelas yang ada di Hustle House. Kebetulan saat itu kelas yang saya ikuti adalah kelas Kiss My Abs. Meski namanya identik dengan perut, tapi ternyata tidak semua gerakan latihan yang ada di kelas ini hanya fokus pada otot perut, melainkan mengutamakan kekuatan otot inti (core muscles) yang ada hubungannya juga dengan pembentukan otot perut agar lebih kencang. Latihan otot inti juga berfungsi untuk menstabilkan tulang belakang dan membantunya bergerak secara efisien, jadi inilah inti dari latihan Kiss My Abs, selain otot inti lebih kuat, perut jadi lebih kencang (minimal rata dulu sebelum jadi six pack).

Di Hustle House hanya ada satu ruangan studio yang digunakan untuk semua sesi kelas. Terletak di lantai satu, bertuliskan Red Light District yang menyala merah di atas pintu masuknya. Setelah memasuki ruangan, ternyata tulisan tersebut tak hanya sekadar hiasan, namun benar-benar menggambarkan suasana di dalamnya dengan pencahayaan remang-remang kemerahan.

Menurut keterangan yang tertera di website Hustle House, ada ‘hal’ yang tidak dapat dijelaskan yang membangkitkan semangat ketika pintu ditutup, lampu menjadi gelap dan musik mulai menyala. Energi yang kuat di dalam ruangan ini mendorong kita selangkah lebih maju, yang membuat kita bergerak dan berusaha lebih keras daripada yang pernah kita bayangkan. Secara psikologis ada benarnya, karena ketika kita berolahraga di ruangan yang tidak terlalu terang, rasa percaya diri muncul dan membuat kita jadi tidak memperhatikan peserta lain yang mungkin lebih jago sehingga meminimalkan rasa minder dan akhirnya membuat kita berusaha semaksimal mungkin.

Kembali ke kelas Kiss My Abs, saat itu ada sekitar 13 orang peserta dan 3 orang coach. Salah satu coach memandu dan memberikan penjelasan mengenai gerakan apa saja yang akan dilakukan, dan 2 orang coach lainnya mendampingi para peserta agar melakukan gerakan dengan benar. Interval training ini memiliki beberapa gerakan yang dikelompokkan menjadi lima ronde, yang dilakukan secara bergantian per kelompok peserta.

Berbagai gerakan mulai dari plank, burpees, leg raise, bicycle crunch, knee tuck, plank jack, plank shoulder tap, sandbag hingga kettlebell swing dengan tambahan resistance band yang diikatkan di pinggang serta gerakan-gerakan dinamis dan eksplosif lainnya yang dilakukan dengan cepat dan berkelanjutan, sukses membuat napas tersengal-sengal dan jantung saya terpompa dengan dahsyat. Meski ada jeda istirahat sekitar 1 menit di tiap akhir interval untuk sekadar minum, namun jangan harap itu cukup untuk benar-benar memulihkan detak jantung yang masih berdegup kencang karena masih ada interval lainnya yang menanti.

Secara keseluruhan latihan di kelas-kelas Hustle House ini sangat bagus untuk membakar lemak dan kalori, bahkan setelah selesai latihan. Usai mengikuti kelas Kiss My Abs, saya beranjak ke lantai dua untuk rehat sejenak sembari menikmati salah satu pilihan Performance Shakes di Fuel Bar yaitu Tone, yang terdiri dari blueberry, whey protein isolate 24 g, glutamine 5 g, dan coconut water, tersaji dalam gelas ukuran 16 oz. Perpaduan blueberry dan air kelapa membuat rasanya segar dengan aroma whey protein yang khas.

Bagaimana, tertarik untuk membentuk fisik di Hustle House? Atau penasaran ingin menjajal sejauh mana kemampuan Anda di functional training? Datang saja langsung dan pilih kelas mana yang sesuai untuk Anda. Sebaiknya datang bersama teman-teman agar latihan Anda semakin seru!

Hustle House

Jl. Hang Lekir X No. 6, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta

+62852 9896 1177, +62821 1433 7779

https://hustlehouse.co.id/

 hustlehouse.id

 hustlehouse.id

Monday – Friday 7:00 AM – 09:00 PM

Saturday – Sunday 8:00 AM – 5:00 PM